Trading limit adalah fasilitas BNI Sekuritas kepada semua nasabah untuk melakukan transaksi saham dengan menggunakan limit transaksi. Adanya order beli dan jual mengakibatkan trading limit bertambah dan/atau berkurang. Antrian pembelian saham (status buy:open) dapat mengakibatkan trading limit berkurang. Transaksi penjualan saham yang done (status sell:match) dapat mengakibatkan trading limit bertambah.
1. Berapa banyak dana tambahan dalam Trading Limit?
Limit transaksi saham yang diberikan adalah total dari 3x dana ditambah dengan 2x portofolio saham setelah dipotong haircut. Nilai trading limit bersifat akan diperhitungkan secara realtime atau sesuai dengan harga di Bursa Efek Indonesia dan dapat dilihat pada nilai limit pada portofolio nasabah di BIONS.
2. Bagaimana skema Trading Limit?
Nasabah yang menggunakan fasilitas Trading Limit (T+0) wajib membayarkan kewajibannya maksimal pada T+2 setelah fasilitas Trading Limit digunakan . Apabila melebihi tenggat waktu, maka nasabah akan dikenakan denda penalty keterlambatan pembayaran sebesar 0.1% per hari yang terhitung sejak T+3 sampai dengan penyelesaian kewajiban saham dilakukan oleh Nasabah.
Note:
3. Bagaimana cara mengetahui besaran kewajiban yang harus diselesaikan?
Besaran kewajiban dapat dilihat pada nilai outstanding pada portofolio nasabah di BIONS. Nilai positif pada outstanding menandakan nasabah masih memiliki kewajiban yang harus diselesaikan.
4. Bagaimana cara menyelesaikan kewajiban Trading Limit?
Penyelesaian kewajiban trading limit dapat dilakukan dengan melakukan setoran/top up dana ke RDN. Proses penyelesain dengan setoran/top up dana ke RDN diproses pada hari yang sama sesuai dengan hari penyetoran. Apabila nasabah melakukan penyelesaian dengan penjualan saham, maka proses penyelesaian akan sesuai dengan tanggal penyelesaian settlement atas transaksi yang dilakukan oleh Nasabah.
Informasi lengkap seputar Trading Limit BIONS kunjungi bit.ly/tradinglimitbions